Tips untuk membuat sebuah hunting foto model

Tips untuk membuat sebuah hunting foto model


1. Tentukan Tema dan konsep Acara dengan baik.
Tema ataupun konsep untuk hunting foto adalah hal yang paling penting. Dari sini bisa ditentukan target peserta ataupun berbagai kesulitan dalam proses pelaksanaannya nanti.

Tema bukan cuma sekedar judul acara, tapi dari penentuan tema, bisa ditentukan berbagai hal, seperti: kostum model yang digunakan, karakter model yang diperlukan sampai penggunaan lighting untuk pemotretan.Dengan Tema yang bagus juga dapat menarik minat peserta untuk mengikuti acara ini. Tema juga akan menentukan karakter fotografer yang akan mengikuti hunting foto anda.

Anda bisa memikirkan apakah acara ini hanya hunting biasa atau dijadikan sejenis workshop untuk belajar, dan juga dengan membuat konsep yang tepat, anda dapat menghitung target peserta untuk acara anda.
2. Buat hitungan budget.
Buat hitung2an budget untuk acara anda, disini anda harus menentukan budget yang tepat untuk membayar model, lighting, konsumsi, kostum, lokasi, group leader, make up artis dan sebagainya. Jangan lupa sertakan budget untuk “hal yang tak terduga”.

Dari hitungan budget ini anda bisa menentukan berapa rupiah yang harus dibayarkan peserta untuk mengikuti acara anda.
3. Siapkan Property.
Berbagai properti untuk pemotretan sangat mendukung acara hunting anda. Seperti kostum, lighting, asesoris dan sebagainya. Untuk kostum anda bisa menyewa di berbagai tempat yang menyewakan kostum atau membuat kostum sendiri. Pilihan kostum yang baik bisa membuat hunting anda menarik.

Lighting untuk pemotretan bisa didapat dengan menyewa atau mencari sponsor. Ada beberapa merek lighting yang bersedia menjadi sponsor dengan syarat tertentu. Jika memilih untuk menggunakan sponsor, cari yang syaratnya tidak memberatkan anda dan peserta lomba.

4. Siapkan Lokasi.
Untuk memilih lokasi hunting, lakukan survey ke lokasi yang akan anda pilih. Perhatikan berbagai fasilitas pendukung yang dapat menunjang acara anda. Tanyakan mengenai listrik untuk lighting hingga ruang ganti untuk model ataupun kamar kecil untuk buang air. Perhatikan apakah tempatnya menyediakan tempat parkir yang mencukupi atau tidak, perhatikan pula apakah biaya sewa lokasi cukup masuk akal untuk dapat masuk dalam budget anda.

Ada beberapa lokasi yang dapat bekerja sama dengan anda, sehingga anda tak perlu menyewa lokasi. Hal ini sangat menguntungkan sehingga biaya hunting dapat ditekan.

5. Tentukan Model Yang Tepat Untuk Hunting Anda.
Model adalah faktor terbesar yang menunjang kesuksesan acara anda. Pilih model yang benar benar sudah matang, yang bisa berpose dengan baik, sehingga pemotretan akan lebih mudah.Jangan lupa perhatikan karakter model, apakah cocok dengan tema hunting anda.

Jika model sudah bergabung dengan sebuah agency, sebaiknya anda mengontak agency yang bersangkutan, jangan melakukan booking secara perorangan atau langsung pada model. Hal ini menyangkut etika, baik untuk model ataupun untuk anda sendiri.

Apabila model yang akan digunakan adalah model baru, sebaiknya adakan sesi pemotretan pendahuluan atau test foto. ini berguna untuk menilai karakter model dan kesiapan model tersebut dalam sebuah sesi pemotretan yang akan diadakan. Suatu kebodohan untuk menggunakan model yang tidak bisa berpose dalam sebuah sesi yang diikuti banyak peserta.

6. Siapkan Aturan Main di Lapangan.
Atur tata cara hunting dengan baik. seperti misalnya berapa spot yang akan digunakan untuk pemotretan, berapa titik lampu yang akan digunakan untuk tiap spot, berapa jumlah peserta dalam satu group, waktu untuk untuk perputaran group dan sebagainya.

Ketepatan waktu sangat diperlukan dalam sebuah hunting, karena akan mencakup berbagai hal seperti, fee untuk model, sewa lokasi, dan sebagainya juga menentukan kenyamanan peserta dalam pemotretan.

Tata Cara ataupun Aturan Main dalam hunting anda ini, akan sangat menentukan kesuksesan dan kenyaman peserta hunting anda. Dengan menerapkan tata cara yang baik maka akan didapatkan sebuah sessi pemotretan yang menyenangkan.
7. Siapkan Group Leader
Group Leader adalah pembimbing tiap peserta dalam group dalam acara hunting anda. Group Leader bertanggung jawab untuk mengawasi perputaran peserta, membantu mengarahkan pose model, sampai membantu mengatasi berbagai permasalahan yang timbul di lapangan seperti peserta yang bandel dan sebagainya.

Group Leader yang baik juga sebaiknya menguasai teknik pemotretan. Hal ini berguna untuk membimbing peserta dalam pemotretan dan dapat menjawab pertanyaan peserta mengenai teknik memotret. Akan lebih baik lagi jika mendapatkan group leader yang menguasai lighting, dimana bisa turun mengatur posisi lighting sehingga peserta mendapatkan hasil foto yang menyenangkan.

Jadi memilih Group Leader yang baik sangat membantu dalam meningkatkan kualitas hunting anda

8. Buat Ajakan Hunting
Setelah semuanya siap, buat ajakan hunting. Bisa di berbagai situs fotografi seperti Fotografer.Net sampai ke facebook. Dimana banyak fotografer atau calon peserta “bermain”..

Buat ajakan yang menarik dan dengan kata kata yang baik.
Persyaratan untuk peserta sebaiknya dicantumkan dengan lengkap, sehingga calon peserta bisa menentukan ikut atau tidak.

Lampirkan foto dari para model dan juga lokasi pemotretan. Hal ini akan sangat berguna untuk promosi.

Jangan lupa cantumkan kontak person yang bisa dihubungi  dan rajinlah memantau thread. Siap siap ditelpon 24 jam oleh calon peserta, layani dengan baik dan ramah.

9. Buat Liputan Acara.
Setelah Acara terlaksana, jangan lupa membuat thread liputan acara. Guna liputan acara adalah untuk sharing bagi teman teman yang tidak sempat mengikuti acara anda dan juga sebagai media promosi untuk anda jika nanti anda membuat acara sejenis lainnya.

Liputan acara juga adalah ajang komunikasi para peserta yang telah mengikuti acara anda dan mungkin saling berkenalan dalam acara anda. Sehingga, becanda, saling cela dan keakraban dapat terjalin dalam thread liputan acara yang anda buat tersebut.
10. Jangan Membatalkan Acara
Show must go on!
Terkadang jika jumlah peserta kurang, ada beberapa pembuat hunting yang membatalkan acaranya. Hal ini terjadi karena panitia tidak mau menanggung kerugian. Sebetulnya membatalkan acara adalah suatu hal yang tidak baik. Hal ini akan merugikan nama anda sebagai pembuat acara.

Jadi walaupun rugi, sebaiknya acara harus jalan terus. Sebuah resiko yang harus diambil jika mengadakan suatu acara.

Untuk menghindari kerugian, anda harus dapat membuat tema acara yang menarik peserta, sehingga jumlah peserta hunting anda tidak kurang dari target

 

 

http://menggelinjang.multiply.com/journal/item/131/Tips_untuk_membuat_sebuah_hunting_foto_model

About aneneharief

saya seorang mahasiswa di kampus swasta ternama di jakarta. bidang saya Dunia IT, saya juga suka dengan hal2 yang berbau Timur tengah, dan saya juga suka dengan dunia photography

Posted on November 24, 2010, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: